Banjir kepiluan yang berladung di dalam hati tiada siapa yg tahu melainkan aku… Namun aku rela menyimpan semuanya di dalam hati… Tega membiarkan diri luka sendiri-sendiri… Tapi sampai bila harus aku simpan lemas luka hati ini?? Aku jauh di negeri orang…lantaran ada yang sudi memberi dahan untuk berpaut, perlukah aku tolak? Atau aku masih menanti rendangnya pohon memayungi tatkala turunnya salji atau terus menanti panasnya bahang asmara untuk memanaskan dinginnya SEKEPING HATI YANG TELAH LAMA MATI….
** kau lelaki yang ada segalanya…aku cuma ada kekecewaan & masa silam yang menyakitkan…

No comments:
Post a Comment